Keberhasilan Validasi Lapangan AEO: Komitmen KRAKATAU POSCO dalam Tata Kelola Rnatai Pasok Global
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat tata kelola dan kepatuhan kepabeanan, KRAKARAU POSCO telah mengikuti kegiatan Validasi Lapangan Authorized Economic Operator (AEO) yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Kegiatan yang berlangsung pada 9-12 Desember 2025 ini menjadi momentum penting untuk menilai sekaligus menyempurnakan kesiapan perusahaan dalam memenuhi standar internasional rantai pasok yang aman dan terpercaya.
Melalui proses validasi tersebut, Tim validator AEO menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas sistem pengendalian internal, penguatan manajemen risiko, serta penyempurnaan aspek administratif dan prosedural. Menanggapi hal tersebut, perusahaan menyatakan menerima dan mengapresiasi seluruh rekomendasi sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).
Beberapa rekomendasi yang bersifat administratif langsung ditindaklanjuti melalui pembaruan dokumen, penyesuaian Standard Operational Procedure (SOP), serta penguatan kebijakan internal yang selaras dengan ketentuan AEO. Sementara itu, rekomendasi yang memerlukan implementasi bertahap telah dituangkan dalam rencana aksi terukur, lengkap dengan penanggung jawab dan jadwal pelaksanaan.
Manajemen menegaskan bahwa proses validasi ini tidak hanya dipandang sebagai kewajiban kepatuhan, tetapi juga sebagai sarana evaluasi strategis untuk meningkatkan daya saing perusahaan dalam rantai pasok global. Dengan penerapan rekomendasi AEO secara konsisten, perusahaan optimistis dapat mewujudkan sistem operasional yang semakin andal, transparan, dan berintegritas.
Lebih dari sekadar pemenuhan persyaratan, validasi lapangan AEO ini menjadi momen refleksi bersama bahwa setiap peran di perusahaan memiliki kontribusi penting dalam menjaga kepatuhan dan kepercayaan mitra. KRAKATAU POSCO berkomitmen untuk terus menjaga sinergi dengan Bea dan Cukai serta seluruh pemangku kepentingan, demi mendukung kelancaran arus logistik dan menciptakan ekosistem perdagangan yang aman dan terpercaya. Sinergi antar tim menjadi kunci agar seluruh perbaikan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.