Krakatau Posco | Berita & Kegiatan -

Contact
© 2019 Krakatau Posco

article thumb

Kembali Cetak SDM Unggul, POSCO 1% Foundation Luluskan Peserta Korean Language Program Batch 2

POSCO 1% Foundation bersama KRAKATAU POSCO kembali merealisasikan peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal melalui kerja sama strategis dengan Yayasan Gugah Nurani Indonesia serta Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon. Sebanyak 87 siswa dari berbagai kelas pelatihan resmi menyelesaikan rangkaian pendidikan dalam acara Graduation Ceremony Korean Language Program Batch 2 di Auditorium HRDC KRAKATAU POSCO, Senin (21/9).

Program pelatihan Bahasa Korea ini dibagi menjadi tiga kategori kelas untuk menjangkau berbagai lapisan usia dan kebutuhan. Rinciannya meliputi kelas EPS-TOPIK sebanyak 38 peserta (terbagi dalam Kelas A dan B) sebagai persiapan peluang kerja di Korea Selatan, kelas Umum sebanyak 38 peserta (Kelas A dan B) untuk komunikasi sehari-hari dan pengembangan diri, serta kelas Remaja sebanyak 13 peserta sebagai bekal keterampilan dan pengenalan budaya sejak dini. 

Department Head of PR & GA KRAKATAU POSCO, Eka Manti Saputra, menyatakan bahwa kesuksesan penyelenggaraan angkatan kedua ini merupakan upaya perusahaan dalam mengembangkan keterampilan masyarakat melalui kolaborasi strategis.

Lebih lanjut, Eka menambahkan bahwa inisiatif ini turut selaras dengan upaya Pemerintah Kota Cilegon dalam membuka peluang serta menghadirkan program peningkatan kompetensi yang berkaitan dengan Korea. Melalui program tersebut, ia berharap para peserta tidak hanya mampu memahami bahasa Korea, tetapi juga memperoleh pengalaman berinteraksi langsung dengan rekan-rekan dari Korea.

"Khusus bagi peserta EPS-TOPIK, program ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun membuka peluang berkarier perusahaan Korea maupun bekerja langsung di Korea Selatan," ujar Eka.

Ketua Yayasan Gugah Nurani Indonesia, Mathilda, menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah positif dalam meningkatkan akses pendidikan sekaligus membuka peluang masa depan bagi generasi muda khususnya wilayah Cilegon.

“GNI hadir sebagai mitra pelaksana di bidang pendidikan. Melalui pendidikan yang baik, para peserta diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan diri dan berkarier, termasuk di perusahaan global seperti di Korea Selatan,” jelas Mathilda.

Dampak positif dari kolaborasi ini pun diakui langsung oleh para peserta yang mengikuti pelatihan. Ismayatul Aeni, peserta EPS-TOPIK Kelas A yang dinobatkan sebagai Best Student dengan nilai sempurna, mengaku terbantu dengan metode pembelajaran interaktif bersama native speaker dari Korea.

“Belajar langsung bersama pengajar asli dari Korea membuat suasana kelas menjadi lebih interaktif dan tidak membosankan. Program ini sangat bermanfaat untuk persiapan karier saya ke depan,” ungkap Ismayatul.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, KRAKATAU POSCO dan mitra terkait berencana melanjutkan program ke angkatan berikutnya. Korean Language Program Batch 3 dijadwalkan mulai bergulir pada Oktober 2026 dengan menargetkan 100 peserta guna memperluas dampak positif bagi pengembangan masyarakat lokal.