Krakatau Posco | News & Events -

Contact
© 2019 Krakatau Posco

article thumb

Penguatan Budaya Inovasi melalui Benchmarking QSS ke POSCO Korea

Budaya inovasi tidak tumbuh hanya dari teori, tetapi melalui proses belajar, berbagi pengalaman, dan melihat secara langsung bagaimana praktik terbaik diterapkan. Semangat inilah yang menjadi bagian dari program “Overseas Subsidiaries QSS Key Job Employee Innovation Leadership”, sebuah program benchmarking yang diselenggarakan oleh POSCO HR Institute untuk memperkuat kemampuan inovasi dan pengembangan talenta unggulan di lingkungan POSCO Overseas.

Program ini dirancang untuk membina karyawan yang memiliki potensi sebagai talenta inovatif agar semakin memahami aktivitas QSS 2.0 POSCO sekaligus mampu membawa pengetahuan dan praktik terbaik tersebut ke perusahaan masing-masing.

Program yang berlangsung pada 9–14 Agustus 2026 ini diikuti oleh 16 karyawan dari 8 perusahaan POSCO Overseas, yaitu POSCO China, POSCO Vietnam, POSCO TCS, POSCO Malaysia, PT Krakatau Posco, POSCO Maharashtra (India), POSCO ASSAN TST (Turki), dan POSCO-Meksiko.

Selama mengikuti program, para peserta mendapatkan pengalaman yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga kesempatan untuk melihat secara langsung penerapan QSS di lingkungan kerja POSCO.

Rangkaian kegiatan meliputi site visit ke best practice QSS di POSCO, in- class training terkait QSS 2.0, sharing dan mentoring session bersama QSS Master POSCO, serta penyampaian project kepada Technology Strategy Office Director. Para peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti Korean Culture Experience sebagai bagian dari rangkaian program.

Tidak hanya berada di ruang pelatihan, peserta diajak melihat langsung berbagai fasilitas dan lingkungan kerja POSCO melalui kunjungan ke Gwangyang Steel Works, Pohang Steel Works, POSCO Group University Education Center, serta POSCO Center di Seoul.

Pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami bagaimana budaya continuous improvement dibangun dan dijalankan secara konsisten dalam lingkungan kerja POSCO.

Krakatau Posco turut ambil bagian dalam program ini dengan mengirimkan dua karyawan terbaik yang sebelumnya telah menunjukkan prestasi dalam program QSS Off Job dan berhasil meraih Excellent Award.

Kedua karyawan tersebut diantaranya:

1. Yogo Adi Nugroho – Blast Furnace Plant

Yogo merupakan perwakilan Improvement Leader QSS Off Job Batch #11 dengan objek improvement pada fasilitas Pig Casting Machine.

Melalui projek yang dijalankan, Yogo berhasil meningkatkan performa proses dengan menurunkan Pouring Preparation Time dari 50 menit menjadi 40 menit. Selain itu, jumlah Unsafe Items berhasil ditekan dari 52 menjadi 0 EA.

Pencapaian tersebut tidak hanya memberikan dampak terhadap efisiensi proses, tetapi juga memperkuat aspek keselamatan di area kerja.

2. I Putu Giri Swastika – Continuous Casting Plant

Putu merupakan perwakilan Improvement Leader QSS Off Job Batch #12 dengan objek improvement pada fasilitas Waste Room.

Project yang dijalankan berhasil menurunkan Chemical Spillage dari 6,21 ton/month menjadi 0 ton/month serta mengurangi Unsafe Items dari 13 menjadi 0 EA.

Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa aktivitas improvement yang dilakukan secara sistematis dapat memberikan dampak nyata terhadap aspek keselamatan, lingkungan, maupun efektivitas operasional.

Bagi Yogo dan Putu, mengikuti program benchmarking ini menjadi pengalaman yang memberikan perspektif baru mengenai penerapan QSS di perusahaan.

“Mengikuti program ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Selain menambah pengetahuan terkait QSS 2.0, kami juga bisa belajar banyak mengenai penerapan QSS secara langsung dari para QSS Master di POSCO. Program ini juga menjadi ajang sharing mengenai QSS bersama karyawan dari POSCO Overseas lainnya.”

Interaksi dengan QSS Master POSCO maupun peserta dari berbagai negara menjadi salah satu pengalaman penting dalam program ini. Setiap peserta dapat saling bertukar pengalaman mengenai tantangan improvement di masing-masing perusahaan, sekaligus mendapatkan perspektif baru mengenai cara mengidentifikasi masalah dan menciptakan solusi yang lebih efektif.

Benchmarking ke POSCO Korea bukanlah tujuan akhir. Pengetahuan, pengalaman, dan inspirasi yang diperoleh selama program diharapkan dapat diterapkan kembali di lingkungan Krakatau Posco.

Kehadiran Yogo dan Putu dalam program ini diharapkan menjadi bagian dari proses regenerasi dan pengembangan talenta unggulan Krakatau Posco, khususnya insan baja yang memiliki semangat untuk terus melakukan perbaikan.

Lebih jauh, pengalaman tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak karyawan untuk berani mengidentifikasi permasalahan, mengembangkan solusi, dan menjalankan improvement secara konsisten melalui QSS di unit kerja masing-masing.

Karena pada akhirnya, inovasi bukan hanya tentang menciptakan sesuatu yang baru. Inovasi juga tentang keberanian untuk melihat apa yang dapat diperbaiki, mengambil pembelajaran dari praktik terbaik, dan menghadirkan perubahan nyata di tempat kerja.

Melalui penguatan budaya QSS dan pengembangan talenta inovatif, Krakatau Posco terus mendorong terciptanya tempat kerja yang lebih aman, nyaman, efisien, dan kompetitif, sekaligus memperkuat daya saing perusahaan di masa depan.