Krakatau Posco | News & Events -

Contact
© 2019 Krakatau Posco

article thumb
article-image-1

KRAKATAU POSCO Insight Forum (KPIUM) Vol. 2 – 2025 : Adaptive Leadership – Succeed at Work, Succeed in Life

KRAKATAU POSCO Insight Forum (KPIUM) Vol. 2 – 2025 kembali digelar sebagai ruang refleksi dan pembelajaran bagi insan KRAKATAU POSCO dalam menghadapi dinamika dunia kerja profesional yang semakin kompleks. Mengusung tema “Adaptive Leadership – Succeed at Work, Succeed in Life”, forum ini hadir sebagai respons atas tantangan kerja masa kini yang ditandai dengan meningkatnya tekanan, target yang semakin tinggi, keterbatasan waktu, serta ekspektasi kinerja yang terus berkembang.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Bapak Ilham Bashirudin, HR Department Head, dan dihadiri oleh sekitar 200 peserta. Tingginya jumlah kehadiran mencerminkan antusiasme dan kepedulian karyawan terhadap pentingnya kepemimpinan adaptif serta pengelolaan kinerja yang berkelanjutan.

Pada sesi utama, KPIUM menghadirkan Dr. Indrawan Nugroho, Corporate Innovation Consultant, sebagai narasumber. Dengan pendekatan reflektif dan aplikatif, Dr. Indrawan mengajak peserta memahami fenomena yang kian umum di dunia profesional saat ini: banyak individu terlihat sangat sibuk, namun energinya cepat terkuras. Produktivitas jangka pendek memang dapat tercapai, tetapi sulit dipertahankan dalam jangka panjang. Pola kerja pun kerap berubah menjadi reaktif memadamkan satu masalah ke masalah lain tanpa sempat menyelesaikan akar persoalan.

Menurut Dr. Indrawan, tantangan utama tersebut bukan terletak pada kurangnya kompetensi, melainkan pada cara bekerja dan cara mengelola diri yang sudah tidak lagi selaras dengan tuntutan zaman. Kondisi ini dianalogikan seperti komputer lama yang dipaksa menjalankan perangkat lunak baru yang berat. Permasalahannya bukan pada besarnya beban, melainkan pada sistem operasi diri yang belum diperbarui.

Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan bukan bekerja lebih keras, melainkan bekerja lebih cerdas melalui konsep High Performing Individual (HPI) individu yang mampu menampilkan kinerja tinggi secara konsisten, lintas waktu, peran, dan kondisi.

Dr. Indrawan menjelaskan bahwa terdapat dua modal utama yang perlu dimiliki oleh seorang HPI:

  1. Akal yang Terjaga
    Kemampuan berpikir jernih di bawah tekanan, memilah prioritas secara sadar, berpikir sistemik, serta menjadikan akal sebagai penuntun fokus dan pengambilan keputusan kerja.
  2. Jiwa yang Menyala
    Sumber energi internal yang stabil, rasa makna dan tanggung jawab dalam bekerja, serta ketangguhan emosional dalam menghadapi perubahan dan ketidakpastian.

    Selain meng-upgrade sistem diri, peserta juga diajak untuk mengevaluasi cara kerja tim. Banyak organisasi sejatinya tidak kekurangan kerja keras, namun terjebak dalam pola kerja yang boros energi, seperti koordinasi berlebihan, koreksi berulang, dan pekerjaan ulang. Dengan menyepakati prioritas yang jelas, menyederhanakan alur kerja, memperjelas peran, serta menggeser fokus dari sekadar sibuk menjadi benar-benar produktif, kinerja dapat meningkat tanpa menambah tekanan yang tidak perlu.

Transformasi cara berpikir dan cara kerja ini akan menghasilkan kinerja yang lebih terkelola, energi kerja yang berkelanjutan, serta keseimbangan kehidupan di luar pekerjaan sebagai konsekuensi alami.

Menutup sesi, peserta diajak untuk melakukan refleksi mendalam melalui pertanyaan:
 “Sistem apa yang selama ini saya jalankan, dan apakah sistem tersebut masih relevan serta layak dipertahankan untuk menjawab tantangan hari ini?”

Melalui KPIUM Vol. 2 – 2025 ini, ditegaskan bahwa kinerja tinggi tidak semata-mata lahir dari bekerja lebih keras, melainkan dari bekerja dengan cara yang lebih tepat. Dengan meng-upgrade sistem diri dan cara kerja, setiap individu diharapkan mampu menjadi High Performing Individual berhasil dalam pekerjaan sekaligus bertumbuh dan seimbang dalam kehidupan.